Di Tangan Seniman ini Api Jadi Alat untuk Melukis

Seniman dituntut kreatif untuk menghasilkan karya-karya yang menarik. Seperti halnya seniman Ceko Ladislav Vlana. Dia menukar kuas dengan obor api untuk membuat karya lukisan.

Ladislav Vlna, a metallurgic painter, works on a painting in Prague, Czech Republic July 26, 2017. Vlna uses a world-unique technique, heating up steel to different temperatures to obtain different colors. Picture taken July 26, 2017. REUTERS/David W Cerny

Teknik lukisan karya Vlna sendiri menghasilkan potongan yang sangat rumit dan detail. Dia umumnya melukis potret dan figur dengan obor oxyacetylene.

Dikutip dari reuters, Rabu (2/8/2017), seniman berusia 40 tahun ini mengawali lukisannya pada sebidang permukaan baja. Kemudian dia mengukir, mempertajam, dan memoles gambar dasarnya sebelum meletakkan nyala api ke permukaan baja tersebut.

Untuk mengubah warna, dia tinggal menaikkan atau menurunkan suhu apinya. “Saya melukis dengan api bukan kuas cat. Saya mengeluarkan warna dari dalam baja dengan api dan api,” ujarnya.

Munculnya tiap gambar pada lukisan dipengaruhi oleh cahaya yang dipantulkan ke permukaan logam. Dengan menciptakan bentuk di dalam logam, dia memanipulasi cahaya untuk menekankan ‘goresan kuas’ yang unik yang telah dicetaknya.

“Gambar yang diletakkan di tempat yang sama terlihat berbeda di pagi hari dan di sore hari tergantung pada perubahan cahaya”, katanya.

Dia membutuhkan hingga 8.000 euro untuk membuat satu llukisan. Dia menghabiskan 15 tahun menyempurnakan teknik tersebut, melalui trial and error.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *