Kemaharajaan Majapahit yang pernah menguasai Nusantara

Sabung Ayam Online – Siapa di antara anak-anak desa ini mendapat kesempatan merajai lautan seperti di zaman Majapahit dulu? Menyaksikan dunia besar? Dihormati dan disegani di mana-mana? Di Tumasik, Benggal, Ngabesi, Malagasi, sampai Tanjung Selatan Wulungga sana? Tak pernahkah orangtua kalian bercerita semacam itu maka hatimu jadi sakit karena kebebalan sendiri?”

Demikian Rama Cluring berkhotbah di hadapan penduduk Awis Krambil, sebuah desa di pedalaman Tuban. Mereka yang mendengar barangkali mencibirnya sebagai pendongeng, bahkan pembual. Tapi orang tua itu terus saja berkoar, mengungkit-ungkit kejayaan Kerajaan Majapahit yang sudah tinggal kenangan.

“Ah, zaman silam! Kapal-kapal megah yang mampu membawa ratusan prajurit begitu, dan perlengkapan, dan perbekalan, dan tawanan. Kalau kapal-kapal semacam itu masih ada dan sebanyak dulu, tak bakal ada kapal Parsi, Arab, dan Benggala berkeliaran ke mari,” kenang Rama Cluring.

Kemaharajaan Majapahit yang pernah menguasai Nusantara itu memang telah bubar. Raden Patah—konon keturunan pemimpin Majapahit terakhir—mendirikan Kesultanan Demak, kerajaan Islam yang menguasai Jawa menjelang berakhirnya periode Hindu-Buddha.

 

Majapahit Bubar
Penerus Wikramawardhana adalah Ratu Suhita dengan gelar Dyah Ayu Kencana Wungu (1429-1447). Menurut R. Soekmono dalam Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia 2 (2002), Ratu Suhita berusaha membangkitkan kembali anasir-anasir Nusantara seperti yang pernah dilakukan Hayam Wuruk. Salah satu cirinya dengan membangun berbagai tempat pemujaan seperti candi atau punden berundak (hlm. 78).

Setelah era Ratu Suhita, masih ada tujuh raja lagi yang memimpin Majapahit, yakni Kertawijaya atau Brawijaya I (1447-1451), Rajasawardhana atau Brawijaya II (1451-1453), Purwawisesa atau Brawijaya III (1456-1466), Suraprabhawaatau Brawijaya IV (1466-1468), Bhre Kertabumi atau Brawijaya V (1468-1478), Girindrawardhana atau Brawijaya VI (1478-1498).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *